...:: Senin, 18 Agusutus 2014 Jam 19.00 WIB Wayang Kulit Ki Anom Suroto Lakon "Durna Gugur" Bagian 1, Selamat Menikmati ::...
Tampilkan postingan dengan label Download. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Download. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Agustus 2010

Semar mBangun Kayangan Ki Sigit

Untuk kepentingan “mbangun kayangan” , Ki Lurah Semar bermaksud meminjam Jamus Kalimasada kepada Prabu Puntadewa. Oleh karena itu, dia mengutus Petruk untuk menghadap Sang Prabu guna menindak lanjuti rencana tersebut. Pada saat yang sama Pendita Durna dan Patih Sakuni menyampaikan pesan sebagai utusan Prabu Duryudana, untuk _juga- meminjam Jamus Kalimasada sebagai sarana memulihkan “dahuru” yang menimpa Kerajaan Astinapura.

Tentu saja, Prabu Puntadewa menjadi “ewuh aya ing pambudi” kepada siapa Jamus Kalimasada akan dipinjamkan. Prabu Kresna yang berada di pasewakan karena diundang Prabu puntadewa, mengambil langkah bijak agar masing-masing menunggu di alun-alun, sementara keputusan akan dimusyawarahkan terlebih dahulu. Kresna pergi ke Kahyangan Jonggring Saloka guna menghadap Betara Guru agar diberikan petunjuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang tepat. Sambil menunggu kedatangan Sri Kresna, Prabu Puntadewa menemui para utusan dan memberikan syarat bagi siapapun yang bermaksud meminjam Jamus Kalimasada, yaitu berupa “Kembang Turangga Jati”. Siapapun, baik Semar maupun Duryudana bisa membawa Jamus Kalimasada asalkan berhasil memetik “Kembang Turangga Jati”.

sumber : http://apdnsemarang.wordpress.com

Silahkan menikmati audio mp3nya disini.
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit1.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit2.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit3.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit4.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit5.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit6.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit7.MP3
Semar Mbangun Kahyangan Ki Sigit8.MP3


Senin, 17 Mei 2010

Keroncong Hetty Koes Endang

Hetty Koes Madewy (lahir di Jakarta, Indonesia, 6 Agustus 1957; umur 52 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Hetty Koes Endang adalah seorang aktris dan penyanyi senior Indonesia. Hetty bersuamikan Dr. Yusuf Erwin Faisal. Keluarga mereka dikaruniai empat orang anak yaitu Ameer Mahmed, Afifah Qamariah, Suci Melani, dan Ismail.

Album Pop Keroncong Hetty Koes Endang silahkan download disini atau link per lagu di bawah ini :
01. Kaulah Segalanya.mp3
02. Dingin.mp3
03. Hati yang Luka.mp3
04. Seuntai Bunga Tanda Cinta.mp3
05. Tak Ingin Sendiri.mp3
06. Sabda Alam.mp3
07. Kasih.mp3
08. Sepanjang Jalan Kenangan.mp3
09. Jagan Ditanya.mp3
10. Hanya Semalam.mp3
11. Tinggi Gunung Seribu Janji.mp3
12. Kemesraan.mp3
13. Usah kau Harap.mp3
14. Mengapa Harus Jumpa.mp3

Album Keroncong Asli Hetty Koes Endang dapat anda unduh dan nikmati disini
Link Keroncong Asli Hetty Koes Endang per lagu di bawah ini :
01. Bangawan Solo.mp3
02. Dewi Murni.mp3
03. Jali-jali.mp3
04. Kicir-Kicir.mp3
05. Pulau Bali.mp3
06. Sapu Tangan.mp3
07. Kota Solo.mp3
08. Seruling Bambu.mp3
09. Dayung Sampan.mp3
10. Rapsodi.mp3
11. Kemayoran.mp3
12. Bunga Anggrek.mp3
13. Rujak Uleg.mp3
14. Mahameru.mp3

Keroncong Sundari Soekotjo

Sundari Untinasih Soekotjo (lahir di Jakarta, 14 April 1965; umur 44 tahun) adalah seorang penyanyi keroncong dari Indonesia. Ia juga pernah mengajar sebagai guru kesenian di SMA 38 Jakarta. Pendidikannya adalah D-3 IKIP pada tahun 1987 dan sarjana musik dari Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2002.

Album Keroncong Asli Sundari Soekotjo dapat anda nikmati disini

Inilah Album Keroncong Asli Sundari Soekotjo :
01. Ingkar Janji.mp3
02. Tembang Kenangan.mp3
03. Tanah Kerinduan.mp3
04. Kau Masih Milikku.mp3
05. Alam Kenangan.mp3
06. Saputangan.mp3
07. Dewi Murni.mp3
08. Senja Dipelabuhan Ratu.mp3
09. Semersik Batang Bambu.mp3
10. Dibawah Sinar Bulan Purnama.mp3
11. Hanya Engkau.mp3
12. Bunga Anggrek.mp3

Album Keroncong Perjuangan Sundari Soekotjo dapat anda nikmati disini

Dan Ini Album Keroncong Perjuangan Sundari Soekotjo :
01. Rangkaian Melati.mp3
02. Surabaya.mp3
03. Bengawan Solo.mp3
04. Sepasang Mata Bola.mp3
05. Stb. Jauh Dimata.mp3
06. Saputangan Dari Bandung Selatan.mp3
07. Jembatan Merah.mp3
08. Mahameru.mp3
09. Tinggi Gunung 1000 Janji.mp3
10. Mengapa Kau Menangis.mp3
11. Pahlawan Merdeka.mp3
12. Juwita Malam.mp3
13. Bunga Sakura.mp3

Keroncong Asli Gesang

Gesang atau lengkapnya Gesang Martohartono (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 1 Oktober 1917; umur 92 tahun) adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia. Dikenal sebagai "maestro keroncong Indonesia," ia terkenal lewat lagu Bengawan Solo ciptaannya, yang terkenal di Asia, terutama di Indonesia dan Jepang. Lagu 'Bengawan Solo' ciptaannya telah diterjemahkan kedalam, setidaknya, 13 bahasa (termasuk bahasa Inggris, bahasa Tionghoa, dan bahasa Jepang)

Kehidupan
Saat ini Gesang tinggal di di Jalan Bedoyo Nomor 5 Kelurahan Kemlayan, Serengan, Solo bersama keponakan dan keluarganya, setelah sebelumnya tinggal di rumahnya Perumnas Palur pemberian Walikota Surakarta tahun 1984 selama 20 tahun. Ia telah berpisah dengan istrinya tahun 1962. Selepasnya, memilih untuk hidup sendiri. Ia tak mempunyai anak. Pada tanggal 1 Oktober 2008 telah berusia 92 tahun.

Gesang pada awalnya bukanlah seorang pencipta lagu. Dulu, ia hanya seorang penyanyi lagu-lagu keroncong untuk acara dan pesta kecil-kecilan saja di kota Solo. Ia juga pernah menciptakan beberapa lagu, seperti; Keroncong Roda Dunia, Keroncong si Piatu, dan Sapu Tangan, pada masa perang dunia II. Sayangnya, ketiga lagu ini kurang mendapat sambutan dari masyarakat.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya terhadap perkembangan musik keroncong, pada tahun 1983 Jepang mendirikan Taman Gesang di dekat Bengawan Solo. Pengelolaan taman ini didanai oleh Dana Gesang, sebuah lembaga yang didirikan untuk Gesang di Jepang.

Lagu Bengawan Solo

Lagu ini diciptakan pada tahun 1940, ketika ia beusia 23 tahun. Gesang muda ketika itu sedang duduk di tepi Bengawan Solo, ia yang selalu kagum dengan sungai tersebut, terinspirasi untuk menciptakan sebuah lagu. Proses penciptaan lagu ini memakan waktu sekitar 6 bulan.

Lagu Bengawan Solo juga memiliki popularitas tersendiri di luar negeri, terutama di Jepang. Bengawan Solo sempat digunakan dalam salah satu film layar lebar Jepang.

Silahkan nikmati keroncong Asli Gesang disini

Inilah daftar lagu Album Keroncong Asli Gesang:
01. Sebelum Aku Mati.mp3
02. Bengawan Solo.mp3
03. Seto Ohashi.mp3
04. Tembok Besar.mp3
05. Borobudur.mp3
06. Bumi Emas Tanah Airku.mp3
07. Saputangan.mp3
08. Kalung Mutiara.mp3
09. Urung.mp3
10. Kemayoran.mp3
11. Tanpa Nama.mp3
12. Pandan Wangi.mp3
13. Swasana Desa.mp3
14. Pamitan.mp3
15. Lgm.Dongengan TVRI.mp3
16. Waljdjinah_Langgam_Dongengan.mp3

Jumat, 14 Mei 2010

DOWNLOAD MP3 KERONCONG INDONESIA


Album Pop Kroncong Indonesia (Broery M & Dewi Yull)


Broery Pesulima atau dikenal juga dengan nama Broery Marantika (lahir di Ambon, 25 Juni 1948 – meninggal di Jakarta, 7 April 2000 pada umur 51 tahun) adalah penyanyi dan komponis dari Indonesia kelahiran Ambon.

Nama aslinya adalah Simon Dominggus Pesulima, selama karirnya ia juga menggunakan nama Broery Marantika yang diambil dari nama keluarga ibunya. Ia dibesarkan oleh keluarga pamannya dari pihak ibunya, Pdt. Simon Marantika. Ayahnya bernama Gijsberth Pesulima sedangkan ibunya bernama Wilmintje Marantika. Broery memiliki tiga saudara yaitu Henky, Freejohn and Helmi. Helmi Pesulima juga dikenal sebagai seorang penyanyi.

Dewi Yull (lahir di Cirebon, Indonesia, 10 Mei 1961; umur 48 tahun; bernama asli Raden Ayu Dewi Pujiati) adalah penyanyi dan aktris terkenal Indonesia, yang berasal dari kota pesisir pantai Cirebon.
Pada tahun 1977 Dewi Yull mengikuti Penyanyi Nasional Tingkat Nasional (setelah menjadi juara pertama di tingkat propinsi Jawa Barat) dan menduduki peringkat keempat, di bawah Hetty Koes Endang (DKI), Melky Goeslaw/Diana Nasution (DKI), dan Ira Puspita (Jawa Timur).

Link Download Album Pop Kroncong Indonesia (Broery M & Dewi Yull)di bawah ini :
01. Pamit.mp3
02. Jembatan Merah.mp3
03. Tidurlah Intan.mp3
04. Jangan Ditanya.mp3
05. Hati yang Terluka.mp3
06. Angin Malam.mp3
07. Aku Jatuh Cinta.mp3
08. Kini Baru Kau Rasa.mp3
09. Kau Bukan Dirimu.mp3
10. Jangan Ada Dusta Diantara Kita.mp3
11. Sepasang Mata Bola.mp3
12. Sayang Bilang Sayang.mp3
13. Kembali Ke Jakarta.mp3
14. Sampakan Salamku.mp3
15. Semalam Di Cianjur.mp3
16. Ayah.mp3